Social Icons

Facebook  Twitter  Google+ 
Tampilkan postingan dengan label Serba-serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba-serbi. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juli 2013

Culoboyo


        Nama Surabaya diambil dari simbol ikan Sura dan Buaya. Simbol tersebut sebenarnya untuk menggambarkan peristiwa heroik yang terjadi di kawasan Ujung Galuh, yakni pertempuran antara tentara yang dipimpin oleh Raden Widjaja dengan pasukan tentara Tar Tar pada tanggal 31 Mei 1293. Tanggal tersebut akhirnya dijadikan sebagai hari jadi kota Surabaya. Sebutan Kota Pahlawan bagi Surabaya juga dikarenakan perlawanan bersejarah masyarakat Surabaya melawan berbagai macam penjajah, puncak dari perlawanan tersebut terjadi pada tanggal 10 Nopember 1945 ketika arek-arek Suroboyo berhasil menduduki Hotel Oranye yang merupakan simbol kolonialisme di Surabaya pada saat itu.
Banyak hipotesis mengenai awal mulanya Surabaya. Ada yang mengatakan bahwa dulu Surabaya bernama Ujung Galuh. Di samping itu, juga ada hipotesis Von Faber yang mengatakan bahwa Surabaya didirikan tahun 1275 M oleh Raja Kertanegara dan digunakan sebagai tempat permukiman. Pada tahun 1358 Surabaya (Churabhaya) masih berupa desa ditepian sungai Brantas sebagai salah satu tempat penyeberangan penting sepanjang sungai Brantas.

Mengais Rejeki Dari Seorang Burung Pipit

Surabaya-Didalam kawasan wisata Kenpark (Kenjeran Baru) yang berada di Surabaya Timur tidak sedikit pedangan yang mengais rezeki dari pengunjung wisata. Seperti yang dilakukan Mamad (40) yang sudah satu tahun berjualan burung pipit disekitar klenteng kenpark. Kemarin (18/7) ia melakukan aktifitasnya seperti biasa yaitu melayani pembeli burung pipit. Pelanggan kebanyak an dari kalangan cina yang selesai melakukan ibadat di klenteng tersebut.

Ia mengatakan bahwa burung pipit sendiri memberikan simbol sebagai burung pelepasan. Seperti halnya yang dipercayai oleh jemaat di klenteng tersebut.
LARIS-MANIS: Terlihat rombong milik Mamad sudah kosong karena jualannya habis terjual.
Menurutnya (mamad, red) banyak pelanggan yang membeli dagangannya ketika hari minggu.”Ya kalau hari minggu, saya bisa menjual hampir 1000 burung pipit”, ungkapnya.Tidak sedikit pengunjung klenteng yang sudah menjadi pelanggan setianya. Saat sumber berita ini menemui Mamad, ada pelanggan yang sudah memesan burung untuk acara diklenteng.
Biasanaya ia juga menjalin bisnis dengan pemasok burung dari beberapa kota.”Saya membeli burung ini dari daerah Jombang”, akunya.
Ia menganggap pekerjaannya itu cukup menjajikan, ketika hari besar atau hari minggu ia mendapatkan uang sebesar Rp 500 untuk sekali jualan. Ketika hari-hari biasa ia hanya bisa menjual dagangannya hanya 500 ekor.

Keliling Surabaya Penuh Makna

      Siapa bilang surabaya kota pahlawan?. Memang sih kota pahlawan namun kini Surabaya juga menjadi kota wisata. Maka dari itu widya mandala juga merupakan Kampus yang berada di tengah. So, saksikan perjalanan kami berkeliling tempat wisata yang tak jauh dari kampus tercinta kita. 
     Surabaya - Siang itu sungguh panas matahari sangat terik. Kami berempat berkumpul di salah satu rumah tim kami. Bermaksud mengerjakan tugas uas JUON, tema yang kami dapat adalah “Wisata”. SO, kami berdiskusi sedikit tentang tempat yang akan kami liput. Perasaan hari itu kami canpur aduk tidak tahu harus mau liput sisi mana, mau kemana. Hingga salah satu dari kami memilih taman bungkul. Taman bungkul juga termasuk tempat wisatanya anak muda selain itu representatif dengan syarat yang di berikan oleh pak fins dosen pengampu mata kuliah jurnalistik online. Setelah memilih taman bungkul memang dekat kampus Wm Dinoyo, lalu kami memilih pantai kenjeran karena dekat dengan kampus WM kalijudan. Deal! Kami pun berangkat menuju taman bungkul. Dengan peralatan lengkap “baju lengan panjang, jaket, celana panjang, kaos kaki sepatu, kamera, tripot” kami siap untuk meliput seharian. Sesampainya di taman bungkul kami tertegun bingung hal apa yang harus di ambil yang mana berhubungan dengan WM. Sehingga kami harus berkeliling beberapa kali. Di pikiran kami “ lingkungan, tempat nongkrong, kuliner” no..no.... apa ya???.. AHA! “ Wifi”. Bungkul di sini juga terkenal wifinya, awalnya si info ini kami dapat berkat adik kelas kami saat ujian mata kuliah antropologi yang meng explore bungkul tentang teknologi. Akhirnya kami meliput seseorang yang bernama Mitfa mahasiswa its yang sering menggunakn wifi taman bungkul untuk kerja tugas. Dari sini kami dapat menghimbau teman-teman WM yang ingin kerja tugas dengan suasana baru dapat datang saja di taman bungkul,selain wifi lancar, kuliner pun lengkap.

Wirawiri WM

Yummy nya Festival Sate

Biasanya setelah keliling berwisata yang ada di kota pahlawan ini, tentu saja para wisatawan dan kawan-kawan akan mencari tongkrongan makan apa yang asyik untuk mengisi perut. Heemmm… Bicara soal makanan tentu saja tidak akan pernah ada habisnya, wisata kuliner menjadi sesuatu yang wajib ketika kita berwisata. Apalagi jika tempat makan tersebut menawarkan kelebihan berupa tempat makan sekaligus tempat wisata di Surabaya. Tentu para wisatawan akan semakin tertarik untuk mengunjungi tempat tersebut.
Salah obyek wisata kuliner yang selalu menjadi tongkrongan favorit masyarakat Surabaya adalah Pakuwon food Festival atau sering disebut FF. Tempat yang komplit, tidak hanya menawarkan tempat makan. Tapi juga sebagai obyek wisata sekaligus. FF tidak hanya menawarkan deretan tempat makan di luar ruangan dengan tempat bermain seadanya saja, tapi juga menyediakan wahana yang akan membuat wisatawan puas saat mengunjunginya.
Oleh karena itulah tempat ini dijadikan salah satu obyek wisata yang direkomendasikan di kota Surabaya.
Kawasan yang terletak di pinggir kota Surabaya, dan diantara kawasan perumahan mewah, tempat makan ini memberikan pengalaman menarik wisata kuliner. Selain itu banyak sekali wahana yang ditawarkan Wahana, antara lain bumper car, becak mini, naik kuda dan juga sepeda tandem yang dikhusukan untuk anak serta untuk orang dewasa. Selain itu ada juga tempat trampoline dan juga komidi putar. Dan ada juga sajian live music yang sering disajikan membuat acara makan bersama keluarga dan teman semakin nyaman.
Tidak hanya itu di FF juga sering diadakan event-event yang seru, seperti salah satu contohnya adalah “Festival Sate”. Event yang diadakan sejak tanggal 6 Juli sampai 26 Juli ini menyediakan berbagai macam makanan yang berupa sate. Banyak sekali jajanan yang disediakan disana antara lain sate ular, sate sosis dengan ukuran jumbo, sate lilit, dan masih banyak lagi macam-macam sate. Tidak hanya sekedar

menjajakan makanan saja, namun di event ini juga diadakan lomba-lomba seru salah satunya adalah lomba foto festival sate.
Food Festival Pakuwon City bekerjasama dengan Kominitas Matanesia menyelenggarakan lomba foto dalam rangkaian Festival Sate 2013. Dan lomba ini terbuka untuk umum & foto yang dilombakan meliputi seluruh aktifitas dalam Festival Sate yang berlangsung mulai tanggal 5 – 23 Juli 2013, pukul 18.00 – 22.00 WIB. (Ivi A/ fikomUKWMS / #warawiriwm)

Berita terkait :

Wi-Fi Gratis Di Taman Bungkul


      Taman Bungkul merupakan taman yang berlokasi di area makam Sunan Bungkul, selain sebagai taman/ wisata religi Taman Bungkul juga dapat digunakan untuk berekreasi. Sebagai ruang publik, Taman Bungkul dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat dan usia. Hal tersebut terlihat dengan adanya fasilitas yang disediakan untuk berbagai umur dan adanya fasilitas untuk penyandang cacat. Fasilitas yang disediakan berupa jalur khusus penyandang cacat. Taman yang luasnya sekitar 900 meter persegi ini mempunyai banyak sekali fasilitas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung yaitu terdapat jogging track, taman bermain anak-anak, arena skateboard, dll. Selain itu terdapat juga fasilitas-fasilitas lainnya antara lain ialah adanya jalur pedestrian, toilet umum, penerangan, keran air siap minum, tempat duduk, telepon umum, plaza, dan food court.
               Taman yang berada di jalan protokol, yakni di Jalan Raya Darmo itu makin bisa dirasakan manfaatnya bagi warga kota metropolitan Surabaya. Di area ini warga kota bisa menghirup beragam manfaat, keindahan, kenyamanan, kesehatan dan kesenangan sekaligus. Selain itu masyarakat dapat menikmati salah satu fasilitas yang sekarang sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi seluruh warga Indonesia, yaitu  internet. Taman Bungkul bekerjasama dengan salah satu provider telekomunikasi yang juga kemudian menyediakan layanan internet gratis di taman itu. Fasilitas ini tentunya disambut baik oleh masyarakat Surabaya karena bisa bersantai sambil internetan.

Rabu, 12 Desember 2012

Seni Gambar Grafity


        Pada awalnya seni grafity sendiri berkembang di daerah-daerah eropa yang dimana hanya berupa tulisan-tulisan nama gang,lambang gang, namun seiring perkembangan jaman yang berubah begitu cepat seni ini pun mulai menjamur dan berkembang  di seluruh dunia serta teknik-teknik pengambaran pun berkembang  menyesuaikan dengan kekreatifan para pengambarnya atau yang lebih sering di juluki bomber, antara lain  contohnya dengan teknik mengambar 3D,abstrak, dan masih banyak lagi sehingga bentuk grafity pun tidak hanya berupa tulisan-tulisan maupun lambang gang.

Bangunan di Kota Tua,Surabaya


          Disetiap kota di dunia pasti memiliki sejarah perkembangan kota walaupun hanya tertinggal benda-benda bersejarahnya atau bahkan masih ada bangunan-bangunan bersejarah yang masih kokoh berdiri di salah satu sisi kota tersebut. Namun  biasanya bangunan dan benda-benda ini sudah di ambil alih oleh pemerintah kota untuk di jadikan sebagai museum kota dan tempat wisata.
            Seperti yang kita ketahui Surabaya adalah kota terbesar kedua di negara Indonesia dengan julukan kota pahlawan, namun ini bukan sekedar julukan bagi kota ini karena  begitu banyak bangunan kuno bernuansa belanda di kota tua Surabaya tepatnya di daerah jalan gula,dapat menjadi bukti dimana pernah ada kejayaan belanda pada jaman dahulu di kota ini.

Bangunan Mangkrak Merusak Pemandangan Kota


            Surabaya – Bangunan yang menjulang tinggi dan  dengan infrastruktur dan fasilitas yang modern turut mendukung pembangunan dan memperindah kota. Namun tidak halnya dengan beberapa gedung tinggi yang ada di Surabaya yang mengganggu pemandangan ini. Beberapa gedung yang ada di Surabaya mangkrak alias berhenti pembangunannya dan tidak diteruskan seperti yang ada di Jalan Ngagel.
            “Surabaya sudah bagus, saya suka tinggal disini apalagi banyak tamannya yang buat sejuk. Tapi ya itu bangunan ini malah tidak mendukung keindahan kota,” tutur Rahmat salah satu penjual didekat bangunan mangkrak tersebut.

Renovasi Gedung Balai Pemuda Surabaya


         Balai Pemuda, gedung bersejarah di Surabaya, Jawa Timur, telah terbakar, Selasa (20/9/2011). Hingga pukul 17.45 WIB, yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Surabaya. Gedung ini terbakar diduga berasal dari bangunan bekas wartel yang berada di belakang gedung pertemuan. Api awalnya kecil dan sudah berusaha dipadamkan dengan air dan pasir. Namun api malah merembet ke atap dan  sudah menghanguskan separuh atap bangunan yang merupakan cagar budaya tersebut.
          Kebakaran ini menyebabkan kerusakan atap bangunan gedung Balai Pemuda. Maka Pemerintah Kota Surabaya otomatis melakukan perencanaan renovasi terhadap gedung Balai Pemuda Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya menargetkan renovasi gedung ini selesai pada akhir tahun 2012.
             Namun pembangunan kembali terhadap gedung Balai Pemuda Surabaya kemungkinan akan molor. Karena ambruknya kerangka atap, Kamis (6/9) sore. Ambruknya kerangka atap dikarenakan karena struktur bangunan sudah jauh menurun setelah terbakar dan sebagian tembok sudah rapuh.
            Pemerintah Kota Surabaya tidak ingin terburu-buru.  Pengerjaan gedung Balai Pemuda Surabaya tetap jalan terus dan tidak berhenti, tetapi akan memperhatikan detail-detail karena bangunan cagar budaya. Target selanjutnya,proses renovasi gedung Balai Pemuda Surabaya akan difokuskan pada bagian atapnya. Nantinya, semua kerangka atap dari besi tersebut akan diturunkan semua karena kekuatannya sudah lemah setelah terbakar. Sementara untuk pengerjaan interiornya baru dimulai tahun depan.
            Pengerjaan renovasi gedung Balai Pemuda Surabaya terhambat karena insiden tersebut. Otomatis memperlambat proses renovasi. Pemerintah Kota Surabaya mengkhawatirkan bila ada bagian detail yang kena. Bila kena lagi, maka menjadi problem lagi. Namun renovasi ini tetap bisa terselesaikan. (Why News FIKOM/Mario Tomasoa)

Jauh dari Malaysia, Dapat Juara 2


      BMX mendengar kata ini kita seolah diingatkan pada satu tempat di tengah kota Surabaya dekat Kalimas Surabaya. Tempat yang tak jauh dari keramaian kota ini sering digunakan sebagai tempat berkumpulnya komunitas Bmx Surabaya. Tidak hanya itu, tempat ini juga digunakan oleh komunitas skateboard dan juga anak-anak SMA yang sering berlatih cheerleader.
         BMX adalah salah satu olahraga yang sedang digandrungi oleh anak muda di Surabaya. Banyak trik yang bisa dipelajari dalam bermain bmx. Bmx muncul pertama kali muncul pada tahun 1970 di California. Nama Bmx diambil dari olahraga motorcross yang saat itu sedang popuuler di Amerika. Di Indonesia sendiri komunitas Bmx sudah memiliki sebuah Asosiasi Bmx yang didirikan pada tanggal 1 April 2001 dan sudah menjadi wadah bagi para penggemar Bmx. Lomba Bmx juga sangat populer saat itu hingga kini Bmx juga mewabah di Indonesia, khususnya Surabaya.

Gedung Cak Durasim


Gedung yang terletak di Jalan Genteng Kali ini adalah Taman Budaya Jawa Timur yang ada di kota Surabaya, tepatnya Surabaya Pusat. Biasanya gedung ini digunakan untuk menampilkan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan seni budaya dan kesenian, seperti tari-tarian, pendalangan, teater, musik, pameran seni rupa, pameran seni lukis, pameran foto, dan masih banyak yang lainnya yang biasa ditampilkan disini. 
Hampir setiap hari pasti ada kegiatan seni yang dilakukan di tempat ini, seperti latihan tari, dan latihan teater. Bahkan setiap hari minggu tempat ini menjadi rame dikunjungi oleh banyak orang karena berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Mulai dari latihan tari, latihan menggambar untuk kategori anak-anak, tidak jarang juga pameran seni lukis atau pameran foto diadakan di gedung ini.

Monkasel


Monkasel adalah singkatan dari Monumen Kapal Selam yang ada di Surabaya, tepatnya terletak di samping Plaza Surabaya. Monumen itu adalah sebuah kapal selam KRI Pasopati 410 asli yang dipotong menjadi beberapa bagian, kemudian diangkat ke darat, lalu dirangkai dan disambungkan kembali menjadi sebuah kapal selam yang utuh. Kapal buatan Rusia pada tahun 1952 tersebut mulai dioperasikan oleh TNI AL pada tahun 1962 dan berakhir masa kejayaannya pada tahun 1987.
Untuk memasuki monumen yang terletak di tengah kota Surabaya ini, dikenakan biaya tiket sebesar Rp5000 per orang. Setiap pembelian tiket kita sudah dapat memasuki kawasan Monkasel, dan masuk ke dalam monumen itu sendiri serta kita dapat melihat video rama. Di dalam monumen kita dapat melihat bagian dalam kapal selam yang sudah diperbaiki, namun masih tetap terjaga keasliannya. Setelah keluar monumen, kita dapat melihat tayangan video rama yang berdurasi 17 menit. Secara garis besar video ini menceritakan tentang sejarah singkat kapal selam TNI AL yang ada di Surabaya, jumlah kapal selam yang pernah dimiliki TNI AL yaitu 10 buah, termasuk kapal selam Pasopati yang dijadikan monumen saat ini.
Tua muda, besar kecil, semua menjadi pengunjung monumen ini. Bahkan tidak jarang dari mereka juga melakukan kegiatan seperti foto-fotoan di anak tangga yang digunakan untuk memasuki kapal tersebut.
Di paling belakang kawasan monkasel terdapat kafe yang menghadap ke Kalimas dan panggung hiburan yang digunakan untuk menarik pengunjung agar banyak yang tertarik untuk mengunjungi salah satu obyek wisata yang ada di Surabaya ini. Karena pada tanggal atau hari tertentu pasti ada hiburan yang disuguhkan di tempat itu. (Why News FIKOM/Megga Chalvaria)