MAHASISWA penempuh mata kuliah public relation di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dituntut membuat agensi untuk kampanye sosial. Lahirlah kemudian Tris Agency.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 November 2015
Kamis, 13 Desember 2012
Berbagi Lewat Donor Darah
Surabaya,
Juon Post – Donor darah bagi kebanyakan orang
merupakan hal yang menakutkan, masalah kesehatan dan takut jarum suntik menjadi
alasan utama rendahnya minat masyarakat untuk mendonorkan darah. “Banyak
manfaat sebenarnya yang bisa kita dapat ketika mendonorkan darah, seperti
menurunkan resiko penyakit jantung karena membuat zat besi dalam darah menjadi
lebih stabil. Zat besi yang berlebihan dapat menyebabkan oksidasi kolesterol
sehingga rentan terhadap serangan jantung dan stroke,” ungkap Ismanyu petugas
PMI Surabaya saat ditemui di area Taman bungkul pada Selasa (4/12).
Hadirnya mobil
unit donor darah sumbangan pundi amal SCTV di Taman Bungkul diakui Ismanyu
dapat memberikan pelayanan praktis
kepada
masyarakat tanpa harus datang ke kantor PMI. “Tujuan kami adalah menjaring para
wisatawan Taman Bungkul ataupun mereka yang sekedar lewat dan ingin mendonorkan
darah. Yah hitung-hitung berbagai
kepada orang-orang yang membutuhkan lah,”
lanjut Ismanyu.
Program Masyarakat Peduli Kesehatan
Surabaya,
Juon Post - Warga Krembangan sangat peduli
tentang kesehatan lingkungan di tempat tinggalnya. Hal ini dapat dilihat dari
banyaknya kegiatan-kegiatan kesehatan yang ada di daerah lingkungannya. Salah
satu kegiatannya peduli akan kesehatan, dengan mendirikan kegiatan Posyandu
Alamanda . Kegiatan posyandu ini bertempat di Balai RW, posyandu ini sudah
berlangsung selama 15 tahun dalam melayani masyarakat di Krembangan terutama
bagi Balita dan Lansia. “Sasaran kegiatan ini untuk balita yang berumur mulai
dari 0-5 Tahun, sedangkan untuk Lansia mulai dari 55 tahun ke atas” kata Lina
salah satu kader Posyandu Alamanda yang ditemui pada rabu pagi (28/11) .
Sambut Natal dengan General Medical Check Up
Surabaya–
Dalam
rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2013, Poliklinik Lazarus Gereja Katolik Paroki
St. Vincentius a Paulo Surabaya bekerjasama dengan Laboratorium Pacar
mengadakan peduli kesehatan bagi umat dan masyarakat umum berupa General Medical Check Up dengan biaya
relatif murah dan bersubsidi pada 23 November hingga 16 Desember 2012.
Pendaftaran pemeriksaan
dilakukan dengan pembelian kupon di Poliklinik Lazarus pada 10 November hingga
16 Desember 2012. “Cukup membaya sebesar Rp. 185.000,00- pasien sudah mendapat pemeriksaan paket
lengkap diantaranya creatinin, asam urat, kolesterol, dan trigliserida,” jelas
Santi perawat Poliklinik Lazarus.
Pundi Amal SCTV hadir di Surabaya
Surabaya- Sejak 2005, SCTV telah
melakukan kegiatan social “Pundi Amal SCTV” yang berfokus pada masalah bantuan
bencana, pendidikan, lingkungan hidup dan kesehatan. Saat ini Pundi Amal SCTV
hadir di Surabaya dengan menurunkan 4 dokter umum dan 3 dokter gigi. Pundi Amal
SCTV yang bekerja sama dengan Yayasan
Obor Berkat Indonesia (OBI) ini memulai roadshow dari wilayah Jawa Barat,
wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Untuk wilayah Jawa Timur, Pundi Amal SCTV
pelayanan kesehatan gratis ini akan diselenggarakan di tiga tempat Kelurahan
Simolawang, Simukerto, Surabaya Sabtu (10/11); Bulak banteng Kidul, Kenjeran,
Surabaya Minggu (11/11) dan Kelurahan Margorejo, Surabaya Sabtu (17/17).
Warga Pinggir Kali Dinoyo Waspadai Penyakit
Surabaya, Juon Post - Musim hujan mulai terasa, warga RT 04 RW 8
kelurahan Keputran pinggir kali harus
siap menghadapi resiko yang kerap timbul akibat datangnya hujan tiap tahunnya.
Hal utama yang harus lebih diwaspadai oleh warga yang bermukim dipinggiran kali
Dinoyo adalah munculnya berbagi penyakit
yang disebabkan oleh keadaan lingkungan kali yang semakin tercemar oleh banjir
bawaan.
Saat diwawancari dirumahnya Maddai selaku ketua RT 04
mengatakan “ untuk mewaspadai timbulnya penyakit disaat musim hujan ini, Ia
beserta ketua RT yang berada disepanjang kail Dinoyo telah mensosialisasikan dan menghimbau kepada
warga masyarakat untuk lebih peka lagi menjaga kebersihan lingkungan maupun
kesehatan.”
Sebagai bentuk mewaspadai datangnya penyakit warga sekitar
bantaran kali akan mengadakan kerja bakti. Salah satu kegiatan yang akan selalu
dilakukan adalah bergotong royong membersihkan bantaran kali agar tidak menjadi
sarang penyakit. (Why News FIKOM/Adeo)
Tetap Sehat di Musim Hujan
Surabaya, Juon Post - Musim
hujan baru tiba. Di negara kita, musim
hujan tergolong musim yang mempunyai pengaruh buruk karena sering diasosiasikan dengan banjir
bahkan berpengaruh juga pada kesehatan. Meski begitu, kehidupan harus tetap
berjalan. Jangan sampai hujan membuat kegiatan Anda terhambat.
Di musim hujan seperti ini, Bukan
hanya menjadi berkah tapi juga bisa menjadi bencana bagi sebagian orang.
Masalahnya,hujan yang terjadi secara terus menerus akan membuat penyakit di
sekitar lingkungan tumbuh dengan pesatnya dan akan berdampak pada kesehatan
kita. Adapun beberapa penyakit yang sudah menjadi langganan pada musim hujan
seperti diare,DBD,Influenza, dan beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
Museum Kesehatan Kota Pahlawan
Surabaya, Juon Post - (26/11), tepat di jalan Indrapura no 17
terletak sebuah museum yang menyimpan koleksi serta sejarah kesehatan yang
terlengkap di Surabaya. Museum yang berdiri sejak tahun 2004 ini memiliki
keunikan tersendiri. Museum yang bernama Museum Kesehatan dr. Adyatma,
MPH-Depkes RI ini menyimpan koleksi pengobatan medis dan juga non medis
terutama yang mengandung unsur kebudayaan.
Museum ini memiliki dua ruang
pameran yakni ruangan medis yang menyimpan alat-alat medis yang digunakan pada
masa lampau, sedangkan yang satunya diisi dengan hal-hal dengan unsur
kebudayaan yang digunakan hingga saat ini. Selain itu, terdapat pula alat-alat
yang dinilai memiliki kekuatan penolak penyakit seperti cabang bambu, kayu
kengkeng serta kayu lainnya.
Pada awal berdiri, museum ini sempat menuai kontroversi karena dianggap
tidak mendidik. Namun belakangan museum ini dianggap warisan budaya karena
menyimpan rekam jejak sejarah kesehatan yang kental dengan unsur adat dan
tradisi. “Meskipun perkembangan teknologi medis telah maju dan berkembang,
namun kekayaan tradisional warisan nenek moyang berusaha untuk dipelihara
sebagai referensi sejarah dan kebudayaan Indonesia melalui museum ini,” ungkap
Nyoman petugas musem. (Why News FIKOM/Nira)
Langganan:
Postingan (Atom)










