Dewasa ini berbagai wirausaha yang
tersebar di media sosial cukup booming
dan menarik minat masyarakat untuk terjun menggeluti bidang tersebut ataupun
hanya bergabung sebagai konsumen saja. Tidak hanya menjual dari online shop
satu ke online shop lainnya, sangat berbeda dengan yang dilakukan oleh Giyomi
Store, karena barang yang dijual adalah hasil handmade dan desain dari owner
sendiri. Toko pakaian yang ada di Jl.
Kertajaya VI/47 Surabaya tersebut memang baru saja merintis usahanya dengan
membuka online shop pada 2013. Tidak cukup membuka online shop, Meldy Muzada bersama
dengan Nadia Prasetio adiknya, berinisiatif untuk membuat pakaian sendiri
dengan bahan yang lebih bagus dan harga terjangkau. Hingga akhirnya pada tahun
2014, muncul local brand Giyomi dan
itu membuat dua saudara itu menjadi pebisnis muda sukses.
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 November 2015
Rabu, 12 Desember 2012
Butik Milky Way
Butik milky way ini
berasal dari sebuah online shop yang kemudian menjadi sebuah butik/toko baju. Butik milky way ini dibuka di Pasar atum
Mall lantai 3. Setiap harinya butik milky way ini buka
dari pukul 10.00 sampai pukul 18.00, butik ini menjual berbagai macam pakaian
ber style korea, mulai dari pakaian anak kecil hingga pakaian orang
dewasa. Butik ini menjual barang eceran maupun
grosir dengan harga yang terjangkau.
Penghasilan yang di dapat oleh
butik ini per bulannya sekitar Rp 210jt (penghasilan kotor) saja. Kesulitan yang dihadapi butik milky way
ini adalah bagaimana untuk tetap memiliki produk yang bagus kualitasnya dengan harga yang terjangkau, mengingat
banyaknya butik lainnya yang sudah ada saat ini yang menawarkan produk yang
sama dengan harga yang terjangkau pula.
(Why News FIKOM/Calvin Thean)
Bakso Rindu Malam
Bakso rindu malam ini terletak di Jalan
Ciliwung-Surabaya. Warung ini menyediakan hidangan bakso yang harganya relatif
terjangkau. Rasanya pun khas dan sangat lezat. Awal mulainya bakso rindu malam
tersebut pada tahun 1979, Sarno dari desa Tawangsari –Solo yang berjualan
memakai gerobak dorong, karena rasa bakso Sarno memang beda dari bakso-bakso yang
lain, maka bakso Sarno menjadi buah bibir. Tahun 1984, Sarno baru mulai
berjualan secara tetap, dan mendirikan warung di Jalan Ciliwung. Tahun 2007,
karena persoalan antar pengelola, maka “Rindu Malam” pecah menjadi dua, yang
satu di kelola oleh Tukiman dengan menamai warungnya “Asli Rindu Malam” dan
satunya lagi dikelola oleh Tris Winarto dengan nama warungnya “Rindu Malam”.
Kedua warung tersebut, masing-masing mempunyai
pelanggan setianya, bahkan ada juga pelanggan yang setia terhadap kedua “Rindu
Malam”, karena rasanya yang tidak berbeda, karena sama-sama berasal dari satu
resep yang diturunkan oleh “Sarno” . Hingga sekarang, kedua warung tersebut
sangat laris dan banyak dikenal warga Surabaya maupun warga luar Surabaya. (Why News FIKOM/Fergie Vega Pangalila)
Roti Paris
Awal berdirinya Roti paris berdiri
sekitar tahun 2006. Roti paris ini terletak di jalan Petemon 1 no 33. Pabrik
roti paris ini terletak di luar kota (tretetes), setiap harinya roti paris ini
dikirim dari tretes jam 4 pagi, sampai di Surabaya jam jam 5 pagi dan siap
untuk diantar.
Roti
paris ini memiliki 3 macam rasa dan memiliki rasa yang lezat dengan kualitas
harga yang relative terjangkau. Roti paris ini bisa dijual dengan eceran maupun
grosir, namun lebih kearah grosir. Penghasilan kotor per bulan untuk pabrik
roti ini berkisar sekitar Rp 200jt. Kesulitan yang didapat dan dialami oleh pabrik roti ini adalah semakin
banyaknya saingan yang muncul dan menyediakan berbagai macam aneka roti
lainnya.
Awalnya
roti paris ini dulunya berawal dari usaha kecil kecilan, namun sekitar tahun
2009 sampai sekarang bisa berkembang menjadi distributor untuk sekolah sekolah
swasta dan mall di Surabaya. Nama pemilik dari perusahaan roti ini adalah Thean
Gunawan namun sekarang diwakilkan kepada istrinya yang bernama Maria theresia
Jeanne Gunawan. (Why News FIKOM/Calvin
Thean)
Bakso Jagalan 87
Bakso
jagalan merupakan salah satu bakso yang paling terkenal di Surabaya, mulai dari
rasanya yang enak, dagingnya yang gurih, dan porsinya yang banyak membuat bakso
ini begitu melekat dihati masyarakat Surabaya. Apalagi bakso ini bebas dari
kandungan formalin dan borax sehingga aman untuk dikonsumsi. Bakso Jagalan ini
terletak dijalan jagalan yang lokasinya sangat mudah dicari. Bapak H. Moh.
Sutoyo (54) sudah 32 tahun mendirikan Bakso Jagalan ini, mulai dari tahun 1980.
Awalnya, Bapak Sutoyo ini hanya usaha kecil-kecilan saja, namun karena banyak
sekali yang menyukai bakso ini akhirnya
Pak Sutoyo mencoba untuk melebarkan sayapnya dan sampai akhirnya sampai
sebesar ini.
House of A'an: Made by Order
House of A’an
adalah sebuah boutique yang berada di
Jalan Ketintang Baru XII / 5b. Perusahaan ini bergerak di bidang fashion yaitu
pembuatan baju pesta dengan konsep made
by order. Boutique ini sudah berdiri sejak tahun 1985. Boutique ini memiliki fashion desaigner yaitu Ibu Aan sendiri
dengan seorang pattern making yaitu Ibu Hetty. Mereka berdua adalah kakak adik
yang bekerja sama dengan masing-masing
ahli dalam bidangnya. Selain itu, boutique
ini memiliki banyak pegawai yang terbagi dalam beberapa bagian sesuai dengan
keahliannya, seperti bagian pemasang kancing, bagian pemotongan kain, bagian menjahit, bagian pemasangan payet dan
bagian finishing.
Awal berdirinya boutique ini diawali dengan penjualan atau pembuatan pakaian secara
kecil-kecilan. Semuanya dimulai dari bawah. Ibu Aan yang telah lulus dari
sekolah fashion di Jerman dan Ibu hetty yang telah kursus di bidang Pattern,
bekerja sama dengan memakai 1 penjahit dan berhasil menghasilkan pakaian yang
telah dipesan. Lama kelamaan, bisnis ini mulai ramai, karena kelebihan pakaian
yang dihasilkan yaitu desain pakaian yang trend saat itu dan pattern yang membuat
pakaian nyaman dipakai, jahitannya pun sangat rapi. Kini, boutique ini sudah banyak dikenal banyak orang, salah satunya Yuni
shara dan Ibu Karwo yang pernah memesan banyak baju dari boutique ini. Ibu Aan pun kini bekerja sama dengan photografer
Darwis Triadi untuk mengabadikan hasil karyanya dan mempublikasikannya di blog
milik perusahaan yaitu www.aansoekardi.com (Why News FIKOM/Audika
Ardhany S)
Bakmi Plengkung Gading
Restoran Bakmi
Plengkung Gading ini berada di jalan Raya Arjuna No. 140 Surabaya. Nama
Plengkung Gading diambil dari nama sebuah tempat di yogyakarta. Restoran yang
didirikan oleh Yodyan Hagnigama ini mempunyai banyak menu, Menu yang paling
terkenal dari restoran ini adalah Bakmi , seperti Bakmi Goreng dan Bakmi Godhog
karena sang pemilik membuat sendiri mie yang menjadi bahan dasarnya. Menu lain
yang menjadi best rekomendasi adalah Bebek Peking dengan beberapa macam sambal
dan oseng-oseng mercon.
Restoran yang berdiri sejak September tahun 2011 ini
memiliki total 48 menu termasuk minuman. Restoran yang ada di Surabaya ini
merupakan cabang dari restoran yang ada di Bandung yang telah berdiri 4 tahun
silam. Untuk mempromosikan restorannya ini, beliau memakai beberapa media,
seperti pamflet atau brosur, akun Facebook (facebook.com/bakmipg) dan juga
melalui Radio. Meskipun beliau adalah lulusan sarjana Psikologi, ia berani
mencoba tantangan dengan bekerja di bidang kuliner yang sama sekali bukan
bidang yang ia pelajari selama di perkuliahan.
(Why
News FIKOM/Audika Ardhany S)
Langganan:
Postingan (Atom)








