Social Icons

Facebook  Twitter  Google+ 
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 November 2015

Giyomi Sedot Banyak Followers

Dewasa ini berbagai wirausaha yang tersebar di media sosial cukup booming dan menarik minat masyarakat untuk terjun menggeluti bidang tersebut ataupun hanya bergabung sebagai konsumen saja. Tidak hanya menjual dari online shop satu ke online shop lainnya, sangat berbeda dengan yang dilakukan oleh Giyomi Store, karena barang yang dijual adalah hasil handmade dan desain dari owner sendiri. Toko pakaian yang ada di Jl. Kertajaya VI/47 Surabaya tersebut memang baru saja merintis usahanya dengan membuka online shop pada 2013. Tidak cukup membuka online shop, Meldy Muzada bersama dengan Nadia Prasetio adiknya, berinisiatif untuk membuat pakaian sendiri dengan bahan yang lebih bagus dan harga terjangkau. Hingga akhirnya pada tahun 2014, muncul local brand Giyomi dan itu membuat dua saudara itu menjadi pebisnis muda sukses.

Rabu, 12 Desember 2012

Butik Milky Way


Butik milky way ini berasal dari sebuah online shop yang kemudian menjadi sebuah butik/toko baju. Butik milky way ini dibuka di Pasar atum Mall lantai 3. Setiap harinya butik milky way ini buka dari pukul 10.00 sampai pukul 18.00, butik ini menjual berbagai macam pakaian ber style korea, mulai dari pakaian anak kecil hingga pakaian orang dewasa. Butik ini menjual barang eceran maupun grosir dengan harga yang terjangkau.
        Penghasilan yang di dapat oleh butik ini per bulannya sekitar Rp 210jt (penghasilan kotor) saja. Kesulitan yang dihadapi butik milky way ini adalah bagaimana untuk tetap memiliki produk yang bagus kualitasnya  dengan harga yang terjangkau, mengingat banyaknya butik lainnya yang sudah ada saat ini yang menawarkan produk yang sama dengan harga yang terjangkau pula.
(Why News FIKOM/Calvin Thean)

Bakso Rindu Malam

Bakso rindu malam ini terletak di Jalan Ciliwung-Surabaya. Warung ini menyediakan hidangan bakso yang harganya relatif terjangkau. Rasanya pun khas dan sangat lezat. Awal mulainya bakso rindu malam tersebut pada tahun 1979, Sarno dari desa Tawangsari –Solo yang berjualan memakai gerobak dorong, karena rasa bakso Sarno memang beda dari bakso-bakso yang lain, maka bakso Sarno menjadi buah bibir. Tahun 1984, Sarno baru mulai berjualan secara tetap, dan mendirikan warung di Jalan Ciliwung. Tahun 2007, karena persoalan antar pengelola, maka “Rindu Malam” pecah menjadi dua, yang satu di kelola oleh Tukiman dengan menamai warungnya “Asli Rindu Malam” dan satunya lagi dikelola oleh Tris Winarto dengan nama warungnya “Rindu Malam”.
Kedua warung tersebut, masing-masing mempunyai pelanggan setianya, bahkan ada juga pelanggan yang setia terhadap kedua “Rindu Malam”, karena rasanya yang tidak berbeda, karena sama-sama berasal dari satu resep yang diturunkan oleh “Sarno” . Hingga sekarang, kedua warung tersebut sangat laris dan banyak dikenal warga Surabaya maupun warga luar Surabaya. (Why News FIKOM/Fergie Vega Pangalila)
                                                                              

Roti Paris

            Awal berdirinya Roti paris berdiri sekitar tahun 2006. Roti paris ini terletak di jalan Petemon 1 no 33. Pabrik roti paris ini terletak di luar kota (tretetes), setiap harinya roti paris ini dikirim dari tretes jam 4 pagi, sampai di Surabaya jam jam 5 pagi dan siap untuk diantar.
            Roti paris ini memiliki 3 macam rasa dan memiliki rasa yang lezat dengan kualitas harga yang relative terjangkau. Roti paris ini bisa dijual dengan eceran maupun grosir, namun lebih kearah grosir. Penghasilan kotor per bulan untuk pabrik roti ini berkisar sekitar Rp 200jt. Kesulitan yang didapat dan dialami oleh pabrik roti ini adalah semakin banyaknya saingan yang muncul dan menyediakan berbagai macam aneka roti lainnya.
            Awalnya roti paris ini dulunya berawal dari usaha kecil kecilan, namun sekitar tahun 2009 sampai sekarang bisa berkembang menjadi distributor untuk sekolah sekolah swasta dan mall di Surabaya. Nama pemilik dari perusahaan roti ini adalah Thean Gunawan namun sekarang diwakilkan kepada istrinya yang bernama Maria theresia Jeanne Gunawan. (Why News FIKOM/Calvin Thean)

Bakso Jagalan 87


Bakso jagalan merupakan salah satu bakso yang paling terkenal di Surabaya, mulai dari rasanya yang enak, dagingnya yang gurih, dan porsinya yang banyak membuat bakso ini begitu melekat dihati masyarakat Surabaya. Apalagi bakso ini bebas dari kandungan formalin dan borax sehingga aman untuk dikonsumsi. Bakso Jagalan ini terletak dijalan jagalan yang lokasinya sangat mudah dicari. Bapak H. Moh. Sutoyo (54) sudah 32 tahun mendirikan Bakso Jagalan ini, mulai dari tahun 1980. Awalnya, Bapak Sutoyo ini hanya usaha kecil-kecilan saja, namun karena banyak sekali yang menyukai bakso ini akhirnya  Pak Sutoyo mencoba untuk melebarkan sayapnya dan sampai akhirnya sampai sebesar ini. 

House of A'an: Made by Order


            House of A’an adalah sebuah boutique yang berada di Jalan Ketintang Baru XII / 5b. Perusahaan ini bergerak di bidang fashion yaitu pembuatan baju pesta dengan konsep made by order. Boutique ini sudah berdiri sejak tahun 1985. Boutique ini memiliki fashion desaigner yaitu Ibu Aan sendiri dengan seorang pattern making yaitu Ibu Hetty. Mereka berdua adalah kakak adik yang bekerja sama dengan  masing-masing ahli dalam bidangnya. Selain itu, boutique ini memiliki banyak pegawai yang terbagi dalam beberapa bagian sesuai dengan keahliannya, seperti bagian pemasang kancing, bagian pemotongan kain,  bagian menjahit, bagian pemasangan payet dan bagian finishing.
 Awal berdirinya boutique ini diawali dengan penjualan atau pembuatan pakaian secara kecil-kecilan. Semuanya dimulai dari bawah. Ibu Aan yang telah lulus dari sekolah fashion di Jerman dan Ibu hetty yang telah kursus di bidang Pattern, bekerja sama dengan memakai 1 penjahit dan berhasil menghasilkan pakaian yang telah dipesan. Lama kelamaan, bisnis ini mulai ramai, karena kelebihan pakaian yang dihasilkan yaitu desain pakaian yang trend saat itu dan pattern yang membuat pakaian nyaman dipakai, jahitannya pun sangat rapi. Kini, boutique ini sudah banyak dikenal banyak orang, salah satunya Yuni shara dan Ibu Karwo yang pernah memesan banyak baju dari boutique ini. Ibu Aan pun kini bekerja sama dengan photografer Darwis Triadi untuk mengabadikan hasil karyanya dan mempublikasikannya di blog milik perusahaan yaitu www.aansoekardi.com (Why News FIKOM/Audika Ardhany S)

Bakmi Plengkung Gading


Restoran Bakmi  Plengkung Gading ini berada di jalan Raya Arjuna No. 140 Surabaya. Nama Plengkung Gading diambil dari nama sebuah tempat di yogyakarta. Restoran yang didirikan oleh Yodyan Hagnigama ini mempunyai banyak menu, Menu yang paling terkenal dari restoran ini adalah Bakmi , seperti Bakmi Goreng dan Bakmi Godhog karena sang pemilik membuat sendiri mie yang menjadi bahan dasarnya. Menu lain yang menjadi best rekomendasi adalah Bebek Peking dengan beberapa macam sambal dan oseng-oseng mercon. 
Restoran yang berdiri sejak September tahun 2011 ini memiliki total 48 menu termasuk minuman. Restoran yang ada di Surabaya ini merupakan cabang dari restoran yang ada di Bandung yang telah berdiri 4 tahun silam. Untuk mempromosikan restorannya ini, beliau memakai beberapa media, seperti pamflet atau brosur, akun Facebook (facebook.com/bakmipg) dan juga melalui Radio. Meskipun beliau adalah lulusan sarjana Psikologi, ia berani mencoba tantangan dengan bekerja di bidang kuliner yang sama sekali bukan bidang yang ia pelajari selama di perkuliahan.
(Why News FIKOM/Audika Ardhany S)